Kamis, 09 Juli 2015

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT/BERKARYA SENI TEATER


LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT/BERKARYA SENI TEATER
1.     Membuat Naskah Sendiri
a. Menentukan Tema
Tema adalah gagasan cerita atau pesan yang akan disampaikan oleh pengarang kepada penonton.Tema akan menuntun cerita dari awal sampai akhir dengan membutuhkan kreativitas.
b. Menentukan persoalan
Persoalan / konflik adalah inti dari cerita teater. Titik awal konflik harus dibuat dan disesuaikan dengan tema yang dikehendaki.
c. Membuat sinopsis
Sinopsis adalah Gambaran cerita secara global dari awal sampai akhir. Dengan sinopsis maka penulisan lakon akan jadi terarah & tidak mengada-ada.
d. Menentukan kerangka cerita.
Beberapa Kerangka tahapan alur cerita:
Ø Paparan adalah peristiwa tersebut disajikan adegan-adegan yang secara tidak langsung menjelaskan siapa tokoh-tokoh yang akan bermain dalam cerita tersebut.
Ø Rangsangan adalah peristiwa terebut menunjukkan adegan-adegan yang memungkinkan terjadinya konflik.
Ø Gawatan adalah peristiwa tersebut menunjukkan adanya masalah yang muncul menimbulkan konflik terbuka.
Ø Tikaian adalah peristiwa tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi konflik yang terbuka antar tokoh.
Ø Rumitan adalah peristiwa tersebut menunjukkan bahwa masalah tersebut menjadi semakin rumit dan agak sulit diselesaikan.
e. Menentukan protagonist
Tokoh protagonist adalah tokoh yang membawa laku seluruh cerita.degan menentukan tokoh protagonist secara medetail maka tokoh lainnya mudah ditemukan.
f.  Menentukan cara penyelesaian
mengakhiri sebuah persoalan tidaklah mudah. Akhir cerita yang mengesankan selalu akan dinanti oleh penonton. Oleh karena itu, tentukan akhir cerita dengan baik, logis, dan tidak tergesa-gesa.
g. Menulis
Setelah semua selesai dipersiapkan selanjutnya adalah menulis. Mencari dan mengembangkan gagasan tidaklah mudah tetapi lebih sulit memindahkan gagasan dalam bentuk tulisan. Oleh Karena itu manfaatkan waktu sebaik mungkin.
2.     Pembagian Peran
Pembagian peran dilakukan dengan casting. Cesting adalah proses penentuan pemain( aktor) berdasarkan analisis naskah untuk pertunjukkan.
Jenis casting berdasarkan Herman J Waluyo :
Ø Casting berdasarkan Kecakapan adalah memilih pemain yang terbaik untuk dijadikan pemeran dalam sebuah cerita.
Ø Casting berdasarkan Tipe adalah pemilihan pemain berdasarkan kecocokan fisik pemain.
Ø Casting berdasarkan pertentangan dengan watak /fisik pemain
Ø Casting berdasarkan kesamaan emosi dan temperamen yang dimiliki oleh pemain
Ø Casting berdasarkan terapi adalah seorang pemain dipilih untuk peran yang bertentangan dengan watak aslinya.
3.     Latihan Dibawah Arahan Sutradara
a. Latihan Meditasi dan Konsentrasi
Pemusatan pikiran terhadap alam,peran yang akan dibawakan agar tidak terganggu dengan pikiran lain
b. Latihan vocal dan Pernapasan
Vocal : Artikulasi,Gestikulasi,dan intonasi,dan warna suara.
Pernapasan : dada.perut,diafragma,dan lengkap
c. Latihan Gerak adalah olah tubuh dikatakan senam agar bergerak secara maksimal.
d. Karakterisasi adalah suatu usaha untuk menampilkan karakter / watak dari tokoh yang akan diperankan.
e. Blocking adalah kedudukan tubuh pada saat diatas pentas.
4.     Tahap Pelaksanaan Pertunjukan Teater
Tahap pertunjukkan akan digelar,sebelum pertunjukkan buat gladi bersi dahulu.Gladi bersih adalah persiapan terakhir menuju sebuah pementasan.Tujuan dari tahapan ini adalah simulasi pada hari-H agar panitia yang terlibat siap menghadapi kendala dalam pementasan

Rabu, 01 Juli 2015

PENGERTIAN SENI RUPA




Budaya berasal dari kata Sansekerta 'buddhayah' bentuk jamak dari buddhi yang artinya 'akal'. Artinya segala hal yang bersangkutan dengan akal disebut kebudayaan.
Kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar Koentjaraningrat).
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan.
Seni merupakan suatu karya seni yang mengekspresikan keindahan.
Cabang seni : Seni rupa,seni musik, seni tari, seni teater,seni sastra,seni karawitan,seni kriya dll.
Seni rupa merupakan suatu karya seni yang mengekspresikan keindahanyang diwujudkan dalam 2 dimensi dan 3 dimensi secara visual yang terbentuk dalam unsur element titik, garis, bidang, bentuk, tekstur, gelap terang, dan warna.
Jenis seni rupa berdasarkan bentuknya :
1.      Seni rupa 2 dimensi
Suatu karya seni yang memiliki panjang,lebar dan hanya dapat dilihat dari depan ( satu arah )
Contoh : lukisan,foto,gambar dll
2.      Seni rupa 3 dimensi
Suatu karya seni yang memiliki panjang, lebar,tinggi,bervolume ( isi/ruang), dan dapat dilihat dari segala arah
Contoh : Patung

Jenis Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya ( Seni Murni dan Seni Terapan)
a.         Seni rupa murni  yaitu  karya seni rupa yang diproduksi hanya untuk memenuhi kebutuhan akan keindahan saja. Karya ini berbentuk 2 dimensi : gambar, lukisan, batik dsb, dan 3 dimensi patung, guci, anyaman, ukiran dsb.
b.         Seni rupa terapan yaitu karya seni rupa yang diproduksi dengan mengutamakan segi
kegunaan tanpa meninggalkan segi keindahan bentuknya. Karya ini biasanya berbentuk 2 dimensi seperti tikar, karpet, kasur lantai, sketsel dsb, dan 3 dimensi seperti almari, meja tamu, almari display dsb.

Contoh :
& Seni Rupa 2 Dimensi :

     images  gempa-bumi-031
              Lukisan                        Foto

& Seni Rupa 3 Dimensi :

            Description: Sejarah Seni Rupa Yunani Kuno         Kreasi_Bunga_Plastik_Semakin_Menarik1
               Patung                                          Vas Bunga