Jumat, 11 September 2015

JENIS ALIRAN MUSIK


JENIS ALIRAN MUSIK
1.    Musik Pop
Musik Pop adalah Genre Penting namun batas-batasnya sering kabur,kaena banyak musisi pop dimasukkan juga kekatagori rock,hip-hop, country, dan sebagainya. Musik pop umumnya bersifat menghibur
2.    Musik Blues
Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Kemudian mempengaruhi banyak genre musik pop saat ini, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll,country,dan music pop.
Contoh yang menggunakan genre Blues : (Alm)Ray Charles
3.    Musik Classical
Genre Classical merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.Sejarah musik classical Barat
Contoh orang yang menggunakan Genre Classical : Mozart
4.   Musik Country
Genre Country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat Bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel, dan berkembang sejak tahun 1920-an. Istilah musik country mulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer. Istilah lain untuk genre musik ini adalah country and western, namun sudah semakin jarang dipakai kecuali di Britania Raya dan Irlandia.
Contoh orang yang menggunakan Genre Country: Taylor Swift
5.    Musik Rock
Lagu dengan aliran Rock memiliki ritme yang menggebu-gebu dan lirik yang cocok untuk kaum remaja yang berjiwa muda dan penuh semangat. Musik ini berkembang dari jenis Rithym dan blues radisional yang dimainkan oleh para pemusik kulit hitam di As
6.    Musik Rap
Rap adalah salah satu unsur musik hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band.
Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah Xzibit dan Jay-Z. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnya Mike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem dan Sean Paul. Rapper sering disebut pula dengan MC (Master of Ceremony).
Contoh orang yang menggunakan genre Rap : Igor Saykoji
7.    Musik Jazz
Ciri  yang paling penting dari music jazz adalah Improvisasi, yaitu pengolahan sebagian atau seluruh musik sambil memainkannya. Musik jazz diciptakan oleh para pemusik kulit hitam pada abad ke 20 di AS.Musik ini dapat diterima baik oleh berbagai kalangan sebagai bentuk music barat. Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.
Contoh orang yang menggunakan Genre Jazz : Bob James
8.    Musik R&B
R&B adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard. Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal.
Contoh Orang yang menggunakan genre R&B : Justin Timberlake
9.    Musik J-Rock
J-Rock atau Japanese rock digunakan untuk menyebut genre musik rock yang ada di Jepang. Aliran musik J-Rock menjadi populer di Indonesia berkat kepopuleran penayangan anime di televisi dengan lagu tema (soundtrack) yang dibawakan penyanyi dan kelompok musik Jepang.Sejarah J-Rock dimulai tahun 1957 dengan dikenalnya musik rock di Jepang bersamaan dengan puncak kepopuleran rockabilly yang merupakan salah satu gaya rock ‘n’ roll.
Rockabilly yang dimulai di berbagai kelab jazz melahirkan penyanyi rockabilly seperti Mickey Curtis, Masaaki Hirao, dan Keijiro Yamashita. Pada bulan Februari 1958, ketiganya tampil dalam konser Westan Kanibaru I (Western Carnival I) di gedung pertunjukan bernama Nihon Gekijo, Tokyo. Di akhir dekade 1950-an, kepopuleran rockabilly yang mulai surut digantikan era Kaba Popsu (cover pops) yang terdiri dari berbagai jenis musik. Di antara tokoh cover pops terdapat musisi seperti Yuya Uchida dan Isao Bito yang berakar pada genre rockabilly. Selain itu, cover pops dengan gaya Liverpool Sound lahir mengikuti kepopuleran grup-grup musik seperti The Beatles di sekitar tahun 1963.Contoh Band Yang menggunakan Genre J-rock : Flow & J-Rocks
10.    Musik Reggae
Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska, rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Barangkali istilah pula berada dalam membeda-bedakan gaya teliti begitu berasal dari akhir 1960-an. Reggae berdiri di bawah gaya irama yang berkarakter mulut prajurit tunggakan pukulan, dikenal sebagai “skank”, bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas tiga pukulan masing-masing ukuran, dikenal dengan sebutan “sekali mengeluarkan”. Karakteristik, ini memukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan rocksteady.
Contoh Band yang menggunakan genre Reggae : Steven And Coconut Treez
11.    Dangdut
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house musik. Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.
Contoh orang yang menggunakan Genre Dangdut: Rhoma Irama.

Kamis, 10 September 2015

FUNGSI TARI


FUNGSI TARI
1.      Tari Upacara
Tari yang digunakan untuk upacara,
Ciri Tari Upacara : Hidup dan berkembang dalam tradisi yang kuat,memelihara/berlatar belakang Hindu,Sarana memuja Dewa,serta kegiatan untuk prosesi tradisi menjadi symbol masyarakat.Contoh : Tari Ndi (Papua),Tari Penobatan atau ulangtahun Raja yaitu tari bedhoyo Ketawang (Surakarta), Bedhoyo Semang (Yogyakarta).
2.      Tari Upacara Adat
Tari untuk penyambutan tamu terhormat / agung,contoh tari Dolalak
3.      Tari Religi / Agama
Tari yang dipertunjukkan yang dikaitkan untuk acara ritual prosesi upacara,misalnya arak pengantin, kelahiran,penyambutan tamu agung,injak telur,kematiandan potong rambut.
Contoh: Tari Rejang dan Kecak (Bali),Tari Tabot (Bengkulu).
4.      Tari Pergaulan
Tarian yang mengisyaratkan pergaulan antara muda mudi.
Ciri-ciri tari Pergaulan:
a.       Gerak tari dilakukan secara bebas       (yang mengikuti Muda-mudi atau masyarakat umum)
b.      Tarian ini dilaksanakan pada saat bulan purnama ditanah lapang (semua kalangan Mulai anak-anak sampai orang tua)
c.       Tarian ini pada dasarnya untuk sarana komunikasi atau pergaulan masyarakat yang berhubungan hajatan didesa.
Contoh : Tari Lenso,Tari Serampang 12,Tari Gandrung,Tari Tayub
index
Gbr.Tari lenso
5.      Tari Teatrikal
Ciri-ciri tari ini: Bentuk pertunjukkan dikemas secara lengkap antara seni rupa,musik,teater dan tari.Pertunjukan komunikasi dengan penonton sehingga kesan teatrikal begitu tampak.
Contoh: Tari Topeng (betawi),Tari Buncis (Banyuwangi)

Rabu, 02 September 2015

JENIS-JENIS TARI


JENIS-JENIS TARI
1.     Tari Primitif
Tari jenis ini berkembang dimasyarakat yang menganut kepercayaan animisme      ( kepercayaan kepada roh yang sudah meninggal dunia) dan dinamisme (percaya kepada benda-benda yang dianggap gaib). Tarian primitive biasanya merupakan wujud kehendak , berupa pernyataan maksud dan permohonan.
Ciri-ciri tari primitif :
Ø  Gerak dan iringan sangat sederhana,berupa hentakan kaki,tepuk tangan atau symbol suara,dan bahkan hanya gerak-gerak saja yang dilakukan.
Ø  Gerakan untuk tujuan tertentu,misalnya meniru gerakan binatang,karena akan berburu.
Ø  Instrumen sangat sederhana,terdiri dari tifa, gendang, atau instrument yang hanya dipukul-pukul secara tetap,bahkan tanpa memperhatikan dinamika.
Ø  Tata rias masih sederhana,biasanya berarkulturasi dengan alam sekitar.
Ø  Tarian ini bersifat sakral untuk keperluan upacara keagamaan.
Ø  Tarian primitif tumbuh dan berkembang pada masyarakat sejak zaman prasejarah yang memiliki kepercayaan animism dan dnamisme. Keunikan tari primitif adalah  walaupun gerak, musik, ornament, maupun tata panggungnya sederhana masih tetap menarik.budaya ini luntur akibat hilangnya kebersamaan dengan pola piker masyarakat primitif.
Ø  Tari primitive dasar geraknya adalah maksud/ kehendak hati dan pernyataan kolektif.
Ø  Tarian primitif berkembang pada masyarakat yang menganut pola tradisi primitif / purba yang berhubungan dengan pemujaan nenek moyang dan penyembahan leluhur.
2.     Tari Tradisional
Tradisional sering disebut tradisi berarti warisan budaya yang sudah cukup lama hidup dan berkembang secara turun temurun yang tersebar diseluruh wilayah Nusantara
Tari tradisional klasik : Pada umumnya tari tradisional digarap secar baik yang memperhatikan kaidah seni pertunjukkan sehingga memiliki nilai artistik cukup tinggi. Tari tradisional folklasik : tari yang memiliki ciri-ciri gerak yang sangat berkaitan dengan konteksnya dan pembendaraan gerakannya terbatas sekedar cukup untuk memberikan aksen kepada peristiwa adaptasi yang khas pada suku bangsa yang bersangkutan dan terbatas pada wilayah adat yang mendasarinya.
Jenis tari tradisional :
Ø  Tari Klasik/Istana
Tari yang bekembang dilingkungan istana atau kalangan priyayi. Tarian ini mengalami proses kristalisasi melalui tata garapan secara artistik yang sangat tinggi. Garapan tarian telah menempuh perjalanan sejarah yang cukup lama. Dengan konsep penataannya yang matang.
Ciri-ciri tari klasik/ istana :
·         Bentuk dan tariannya baku,tidak bisa diubah.
·         Penggembangannya lebih sulit karena hanya bisa dilakukan didalam kelompok bangsawaan tersebut.
·         Berfungsi sebagai sarana upacara kerajaan.
·         Bentuk gerak,irama, penghayataan, rias, dan busananya terkesan lebih estetis dan mewah.
Contoh tariannya adalah Tari Bedhaya Ketawang ( Surakarta), Bedhaya Semang ( Yogjakarta), Tari Golek (Yogjakarta), tari Legong (Bali), dan tari Topeng Klana ( Cirebon,Jawa Barat).
index 1
Gbr. Tari Legong
Disisi lain tari klasik digarap dengan berdialog. Pada jenis tarian ini cenderung memanfaatkan unsur dialog prosa sehingga memberi corak dan bentuk yang sekaligus menjadi lebel jenis tarian ini yang disebut Wayang Wong ( wayang orang). Contoh bentuk wayang wong adalah wayang wong Ramayana dan Mahabarata( yaitu drama tari dengan dialog prosa yang menggambil cerita Ramayana dan Mahabarata).
Ø  Tari Rakyat
Tarian ini berorientasi pada koreografi yang berkembang dimasyarakat sehingga yarian ini disebut tarian pergaulan. Tarian ini lahir dan berkembang dilingkungan masyarakat luas.konsep koreografinya sederhana, berpola pada tradisi yang sudah lama diakui sebagai bagian kehidupan masyarakat sekitar dan menjadi milik masyarakat sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan.
Ciri-ciri tari rakyat :
·         Taria ini digunakan sebagai tari hiburan, pergaulan, juga wujud rasa syukur.
·         Bentuk gerak, irama, ekspresi, dan rias busananya masih sederhana.
·         Sering disajikan secara berpasang-pasangan atau berkelompok.
Contoh : tari Ketuk Tilu ( Jawa Barat ), tari Lengger ( Banyumas), tari Gandrung  ( banyuwangi), tari saman, tari kuda lumping dll.

Tari Gandrung 1
Gbr. Tari Gandrung
3.     Tari Non Tradisional
Tari non tradisional adalah tari yang tidak berpijak pada pola tradisi dan aturan yang sudah baku. Tarian ini merupakan bentuk ekspresi diri yng memiliki aturan yang lebih bebas, namun cecara konseptual tetap mempunyai aturan.
Ø Tari Kreasi Baru
Tari kreasi adalah bentuk gerak tari baru yang dirangkai dari perpaduan jenis tarian. Tarian ini berasal dari satu atau berbagai daerah di Indonesia.
Ciri-ciri tari kreasi baru :
·      Membuat tari kreasi dibutuhkan kreativitas dan pengetahuan yang luas.
·      Gerak dan busananya merupakan hasil modifikasi tari tradisi.
·      Penggunaan teknik tariannya yang telah dikoreografi tidak berpijak pada pola tradisi aturan yang teratur dan rumit.
Contoh : Tari Wiranata, tari panji semirang, Tari kupu-kupu, tari merak, tari payung dll.
 Sejarah Tari Merak
 Gbr. Tari Merak
Ø  Tari Pantomime
Tari yang gerakannya patah-patah penh tebakan
Ø  Tari Operet
Tari yang mempertegas lagu dan cerita.
Ø  Tari Kontemporer
Tari yang gerak ekspresinya spontan,terlihat tak beraturan tapi terkonsep.